ketika dia mengucap cinta padamu
aku tau, langkahku setapak lebih lambat dari dirinya
ketika kutangkap kalut dalam bulat bola matamu
aku tau, kau berharap dia itu aku
ketika pikiran menjebakku dalam waktu
aku tau, aku telah kehilanganmu
~J
Saturday, September 14, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dompet Untuk Ibu
Ratih kecil berlari kencang sekencang-kencangnya. Sesekali Ia menengok ke belakang sambil memegang dadanya. Merasakan jantungnya yang berd...
-
Tentang konsekuensi atas sebuah pilihan dimana sesal adalah sesuatu yang akan menampar egomu sendiri. Hingga rasa itu akan mengendap, ...
-
Repost dari: Oase.kompas Seperti biasa, jam tiga sore para penghuni rumah melakukan rutinitas sehari-hari. Sinta baru saja pulang da...
-
Angin berhembus pelan bagai musik yang menggerakkan daun-daun pepohonan di taman sore itu. Udara masih terasa lembab meski hujan sud...
No comments:
Post a Comment