Thursday, August 29, 2013

Lalu demi aku kau memilih pergi..













Ada rasa takut
Sehingga aku berfikir bahwa mungkin seharusnya aku berhenti
Kembali kepada titik itu
Ketika mengagumimu dari jauh adalah kata cukup bagiku.
Siksaan yang kurasa, adalah hal indah saat itu.

Karena ini begitu menakutkan kurasa kini
Adalah salahku menyeretmu dalam gelombang yang telah kubuat sendiri.
Kini gejolaknya meliar tak terkendali
Dan kurasa kita akan terhanyut dan tak dapat berhenti

Pun sebaliknya, sama menakutkannya kurasa
Jika kukatakan ketakutan ini
Lalu demi aku kau memilih pergi. 
Dan gelombang itu berhenti.

Mati.

No comments:

Post a Comment

Dompet Untuk Ibu

  Ratih kecil berlari kencang sekencang-kencangnya. Sesekali Ia menengok ke belakang sambil memegang dadanya. Merasakan jantungnya yang berd...