Tak satupun dari kami peduli dengan perbedaan ini.
Berlari menembus ilalang, lalu bertemu bibir hutan.
Kami menari bersama
dahan dan daun
Jalan yang kami lalui bukanlah jalan yang lurus dan mulus
sepatu kami.. pakaian kami…
menipis dan terkoyak dimakan debu.. dan masa..
tidak satupun dari kami yang peduli dengan hal ini
Oh, dia mendekat.. Ujung itu mulai terlihat.
hahahaha.. kami
saling menatap.. kami tertawa bersama
Oh, lihat matanya yang bersinar cerah.. lelakiku tertawa
Genggaman jemarinya kian erat.. pandangannya memeluk jiwa
Kami selangkah menuju ujung itu..
Debur ombak mulai terdengar..
Aroma pantai menyeruak bersama angin yang berhembus
Menyambut memeluk tubuh kami..
Kami terbebas dari..
hutan.. ilalang.. daratan..
Wahai laut.. sambutlah kami..

No comments:
Post a Comment