Apa yang aku rasa tidak selalu sama dengan yang kau rasa. Apa pendapatku belum tentu menjadi pendapatmu. Apa kamu bagiku, mungkin berbeda dengan apa aku bagimu. Apa yang yang kurasa jika kau tak ada, bisa jadi berbeda dengan apa yang kau rasa jika aku tak ada.
Aku tersenyum saat mendengar lagu itu, belum tentu dengan kamu.
Aku merasa bahagia saat melihat langit cerah, mungkin tidak dengan kamu.
Aku merasa rindu ketika hujan turun. Apa yang kau rasa, aku tak tau.
Aku merasa sepi setelah hujan usai. Apa yang kau rasa, aku tak mengerti.
Sekian lama baru aku menyadari, banyak tentangmu yang tak kumengerti. Satu hal yang pasti, aku tak pernah berhenti bertanya-tanya tentang apa yang kau simpan di hati.
Tentang warna langit pada sepotong senja. Tentang secangkir kopi hangat di sebuah pagi.
Tentang sebuah lagu yang tak sengaja kita dengarkan bersama ketika itu.
Bukan aku ingin kau tau dan mengerti tentang ku.
Ini lebih tentang betapa aku ingin tau dan mengerti kamu.
~J
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dompet Untuk Ibu
Ratih kecil berlari kencang sekencang-kencangnya. Sesekali Ia menengok ke belakang sambil memegang dadanya. Merasakan jantungnya yang berd...
-
Tentang konsekuensi atas sebuah pilihan dimana sesal adalah sesuatu yang akan menampar egomu sendiri. Hingga rasa itu akan mengendap, ...
-
Repost dari: Oase.kompas Seperti biasa, jam tiga sore para penghuni rumah melakukan rutinitas sehari-hari. Sinta baru saja pulang da...
-
Angin berhembus pelan bagai musik yang menggerakkan daun-daun pepohonan di taman sore itu. Udara masih terasa lembab meski hujan sud...

No comments:
Post a Comment