Thursday, September 1, 2016

Kala ketika aku




Ada kalanya aku menjadi seperti bukan aku
Ada kalanya aku bahagia dengan menjadi seperti bukan aku
Ada kalanya aku benci ketika menjadi seperti bukan aku
Ada kalanya aku tidak mengerti aku

Ada kalanya aku tidak peduli ketika itu terjadi
Ada kalanya aku takut aku tak mampu kembali
Ada kalanya aku bertanya-tanya bagaimana itu terjadi
Ada kalanya aku tidak mengerti aku

Lalu aku merindukan langit
Memandanginya hingga ia berubah warna
Dan mendengarnya berkata
“kamu adalah kamu… kapanpun kalanya..”























~J




No comments:

Post a Comment

Dompet Untuk Ibu

  Ratih kecil berlari kencang sekencang-kencangnya. Sesekali Ia menengok ke belakang sambil memegang dadanya. Merasakan jantungnya yang berd...