Ketika mendapati bahwa berpisah adalah satu-satunya pilihan, kamu akan berkata "Tidak apa. Aku mengerti". Ego akan mendorong bibirmu untuk berucap lebih cepat daripada hatimu yang akan merasakan kehilangan, beberapa saat kemudian.
Ketika kamu bertemu dengan kesendirian, kenangan bersamanya akan mengepungmu. Membombardirmu tanpa ampun, lalu mengisolasimu dari dunia untuk beberapa waktu.
Kamu akan merana. Hatimu berdarah teriris-iris sesuatu yang disebut kenangan.
Selama beberapa waktu kamu akan seperti itu. Hingga kamu menyadari...
Berkutat dengan kenangan tidak akan merubah yang telah terjadi. Tidak juga akan merubah keadaan.
Kamu tidak bisa memaksakan orang yang kau kenang itu untuk mengingat dengan cara yang sama denganmu. Juga tidak bisa memaksakan ia untuk merasakan hal yang sama ketika mengingat kenangan itu.
Dan kamu akan menyadari, Betapa menyedihkannya dirimu. Karena melepas kenangan itu, kamu tak mampu.

No comments:
Post a Comment