Sunday, June 29, 2014

Meski kau jauh














Aku melihatmu dari jauh
Kelabu selalu melingkupimu
Melayang aku ingin menyibakmu
Adakah warna lain dibalik itu?
                Kau terlalu jauh
                Kau selalu diam

Aku melihatmu dari jauh
Hanya sunyi yang selalu terdengar darimu
Aku ingin terbang memelukmu
Teriakkanlah sepimu di telingaku
                Kau terlalu jauh
                Kau selalu diam

Kirimkan lukamu padaku
Biar luruh ia bersamaku
Biar mengalir hilang di lautan
Dan teranglah bersama bintang dan bulan
                Tak apa meski kau jauh
                Tak apa walau kau diam

~J


No comments:

Post a Comment

Dompet Untuk Ibu

  Ratih kecil berlari kencang sekencang-kencangnya. Sesekali Ia menengok ke belakang sambil memegang dadanya. Merasakan jantungnya yang berd...