Ketika
kau tak di sisiku suatu hari nanti
Mungkin
aku akan merasa sedih jika suatu hari aku tak sengaja mendengar lagu yang biasa
kita nyanyikan bersama. Aku mungkin akan memasang muka melas dan meminta
orang untuk mematikan sumber suara itu. Atau sebaliknya aku akan memasang muka
garang, dan menyuruh orang yang menyanyikannya untuk menutup mulutnya.
Lalu aku akan pergi menjauh dari situ.
Tapi
kau tau, lagu itu tetap terdengar dalam kepalaku.
Mungkin
aku akan merasakan getar pedih ketika melewati jalan yang pernah kita lewati
bersama. Aku mungkin akan memacu kendaraanku dengan kecepatan tinggi agar
segera melaluinya. Atau aku mungkin akan berbalik dan memilih jalan lain.
Tapi
kau tau, kenangan di jalan itu tetap berputar-putar dalam kepalaku.
Mungkin
aku akan merasa cemburu pada rokok yang kau hisap, pada gitar yang kau petik,
pada kopi yang kau sesap, pada udara yang kau hirup karena boleh berada di
sekitarmu. Lalu aku akan menggerutu dan mengomeli diriku sendiri, karena
berharap rokok yang kuhisap, gitar yang kupetik, kopi yang kusesap dan udara
yang kuhirup adalah kamu.
Tapi
kau tau, kau adalah segalanya bagiku.
Mungkin
aku akan merasa seolah mau mati ketika nanti melihat seseorang yang lain berada
di sisimu. Bahkan hanya sekedar membayangkannya saja membuatku mengepalkan
tangan. Kuharap Tuhan menahanku jika nanti aku akan berbuat bodoh,
seperti menonjok muka orang lain itu, contohnya. Ya! Tuhan akan menahanku,
dan para malaikat akan berbisik padaku bahwa kau bahagia bersama orang itu.
Dan aku akan tersenyum pada kalian yang tidak melihatku.
Tapi
kau tau, aku selalu menginkanmu
Mungkin
aku akan marah pada ‘entah aku tak tau’, karena telah menciptakan jurang antara
aku dan kamu. Mungkin aku akan merasa uring-uringan selama beberapa waktu
setiap kali mengingat betapa aku atau kamu tak mampu melewati jurang itu. Tapi lalu aku akan merasa baik-baik saja sesudahnya dengan berfikir bahwa kau
juga akan baik-baik saja.
Tapi
kau tau, aku tak akan pernah baik-baik saja tanpamu.
Ketika aku merindukanmu. Ketika kau tak di sisiku. Ketika kau jauh dariku.
Ketika
saat itu adalah.. sekarang.
~J

bikin mellow.
ReplyDeletegimme a cup of coffee.
toss.
I only have one.
DeleteLet's share