Aku terbuang tak berguna tak pantas tetap bertandang
Aku terdepak seperti anjing disepak dari kandang
Cerita emas hanya sejarah basi lindap tertelan pasti cerita kini
Terdiam tegugu termangu kaku hanya untuk sederet maki
Tak lagi perlu hati berderap berteriak-teriak penuh harap
Tak lagi perlu raga menangis mengamuk kalap
Artiku telah menjadi kabur, hilang lalu terkubur
Maknaku telah retak patah lalu hancur seperti bubur
Mulutmu memang tak pernah terbuka
Tapi nyata yang selalu berkata-kata
Hati dan ragaku harus pergi
Jauh-jauh meninggalkanmu disini
Tak akan kuratapi sia, semua akan berguna pada waktunya
Tak akan kusesali cinta, semua akan indah pada tempatnya
Aku akan pergi meninggalkan wangi
Wangi yang akan menggelayut di penciumanmu seumur hidupmu
Aku akan pergi meninggalkan hangat
Hangat yang akan memeluk tubuhmu disepanjang hidupmu
~J
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dompet Untuk Ibu
Ratih kecil berlari kencang sekencang-kencangnya. Sesekali Ia menengok ke belakang sambil memegang dadanya. Merasakan jantungnya yang berd...
-
Tentang konsekuensi atas sebuah pilihan dimana sesal adalah sesuatu yang akan menampar egomu sendiri. Hingga rasa itu akan mengendap, ...
-
Repost dari: Oase.kompas Seperti biasa, jam tiga sore para penghuni rumah melakukan rutinitas sehari-hari. Sinta baru saja pulang da...
-
Angin berhembus pelan bagai musik yang menggerakkan daun-daun pepohonan di taman sore itu. Udara masih terasa lembab meski hujan sud...
No comments:
Post a Comment